Waskita Rampungkan Proyek Jalan Kwatisore-Muri di Papua Tengah

jalan kwatisore muri 169

jalan kwatisore muri 169



jalan kwatisore muri


Jakarta

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyelesaikan proyek rekonstruksi Jalan Kwatisore-Muri lebih cepat dari waktu kontrak yang ditentukan. Jalan sepanjang 16,38 km ini menghubungkan Kampung Kwatisore menuju Kampung Muri, Nabire, Provinsi Papua Tengah kini sudah dapat digunakan oleh masyarakat setempat.

SVP Corporate Secretary Perseroan Ermy Puspa Yunita mengatakan ini merupakan dukungan Perseroan terhadap Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 yaitu tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022-2041.

“Perseroan terus mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur yang dicanangkan oleh Pemerintah, terlebih wilayah timur Indonesia yang masih banyak daerah terisolasi. Harapannya pembangunan jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah Papua Tengah dan Papua Barat,” ujar Ermy dalam keterangan tertulis, Rabu (3/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ermy menambahkan, konektivitas antar daerah menjadi sangat penting untuk ditingkatkan dan disegerakan, terutama untuk kesehatan, pendidikan, mobilisasi manusia serta barang dan jasa supaya berjalan lebih efektif dan efisien.

“Walaupun lokasi pembangunan di tengah hutan yang dimana proses pengiriman material cukup sulit, Tim proyek dapat memastikan setiap progres pekerjaan berjalan sesuai dengan target,” ungkapnya.

Selain itu, Waskita selalu mengedepankan kualitas dan estetika hingga menerapkan green construction untuk keberlanjutan ekosistem alam selama masa pembangunan. Lingkup pekerjaan yaitu dengan pekerjaan galian tanah, perkerasan dasar, pengaspalan jalan dan bangunan struktur crossing box precast.

Ermy mengatakan dalam pembangunan, Waskita menggunakan inovasi box precast pada struktur saluran crossing. Penggunaan box precast di wilayah Nabire dan Jayapura merupakan yang pertama kali digunakan, dimana sebelumnya struktur crossing box pada pembangunan jalan di wilayah tersebut menggunakan metode box culvert dan ada juga yang menggunakan Plat Duicker sebagai struktur saluran crossing.

“Metode box precast dapat memangkas waktu pekerjaan 5 hari lebih cepat dibanding metode box culvert,” katanya.

Selain itu, pada tahap awal pembangunan, Waskita menggunakan teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging) untuk mempercepat pengukuran panjang terase pada proyek ini yaitu sejauh 16,38 km supaya pelaksanaan pekerjaan dapat segera dilaksanakan.

“Metode di atas termasuk dalam teknologi BIM (Building Information Modeling), Waskita selalu menerapkan teknologi BIM di setiap proyek yang dikerjakannya. BIM ini mampu membuat pekerjaan menjadi sangat efisien sehingga pekerjaan proyek bisa selesai lebih cepat, hemat dan pastinya dengan hasil kualitas yang baik. Terbukti Proyek Rekonstruksi Jalan Kwatisore-Muri ini dapat selesai lebih cepat dari target waktu sebelumnya,” tutup Ermy.

Simak Video “Perbaikan Jalan Nasional di Jambi Dikebut jelang Puncak Arus Mudik 2024
[Gambas:Video 20detik]

(ncm/ega)


PT Waskita Karya (Persero) Tbk has completed the reconstruction project of the Kwatisore-Muri Road in Nabire, Central Papua, ahead of schedule. The 16.38 km road connects Kwatisore village to Muri village and is now accessible to the local community. This project supports the government’s plan for accelerated development in Papua as outlined in Presidential Regulation No. 24 of 2023. The company aims to improve connectivity between Central Papua and West Papua, especially in isolated areas of eastern Indonesia.

The project, located in a forested area with challenging material delivery processes, was completed on target. Waskita prioritized quality, aesthetics, and green construction practices for environmental sustainability. The scope of work included earthwork, base course, road pavement, and precast box structure buildings. Innovative precast box structures were used for the first time in Nabire and Jayapura, reducing construction time by 5 days compared to traditional methods.

Waskita utilized LiDAR technology for rapid measurement of the 16.38 km stretch, enabling efficient project implementation. The company also employs Building Information Modeling (BIM) technology for improved project efficiency and quality. The successful completion of the Kwatisore-Muri Road reconstruction project ahead of schedule showcases the effectiveness of these modern construction techniques. The company’s commitment to innovation and sustainability in infrastructure development contributes to the overall goal of enhancing inter-regional connectivity in Papua.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top